Google+

Perbedaan Bahasa Gaul Deby Sertian – Banci dengan Bahasa Gaul Facebook Efek Bahasa Gaul Terhadap Bahasa Indonesia

1

September 28, 2010 oleh alverrocker

Perbedaan Bahasa Gaul Deby Sertian – Banci dengan Bahasa Gaul Facebook


Bahasa adalah alat yang digunakan untuk berkomunikasi antar individu. Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi yang digunakan oleh bangsa kita selama berabad – abad , tapi tahukah anda ? bahwa ada bahasa –bahasa underground dan bahasa gaul yang digunakan sebagai penunjang dalam berkomunikasi oleh beberapa masyarakat.

Bahasa Gaul Deby serti/bahasa Banci adalah bahasa yang sudah sejak lama, tapi belum diketahui kapan tepatnya, seorang artis Deby Serti lah yang mempopulerkan bahasa ini, celoteh/kata-kata unik yang keluar dari mulutnya ini juga sering disebut Bahasa Banci / Salon. Bahasa ini sangat jauh berbeda dengan  kosakata Bahasa indonesia .

Beberapa contohnya :

Akika = Aku
Begindang = Begitu

Bahasa ini kebanyakan dipakai oleh orang –orang salon / banci untuk berkomunikasi / mencari perhatian .

Bahasa Gaul Facebook adalah bahasa yang dipakai untuk berkomunikasi di jejaring sosial ini dan dalam kegiatan chat – nya. Berbeda dengan Bahasa gaul Banci , bahasa gaul Facebook kebanyakan hanya menyingkat kata-kata dan ada juga yang digabungkan dengan bahasa inggris (khusus orang indonesia) .

Selain itu yang unik dari bahasa Gaul di Facebook, mereka juga menggunakan Emoticon / gambar – gambar yang menunjukan expresi wajah dsb.

Perbedaan bahasa Banci dengan bahasa facebook adalah kosakata dan penulisannya, bahasa Banci lebih rumit dan tidak terlalu jelas / jauh berbeda dengan bahasa indonesia , dan kalau bahasa Facebook masaih mudah untuk ditelaah / diucapkan dan ringkas.

*Untuk bahasa facebook juga tergantung siapa pemakainya.


Efek Bahasa Gaul Terhadap Bahasa Indonesia

Bahasa – bahasa gaul yang sekarang sedang berkembang saat ini sebenarnya mempunyai dampak negatif terhadap bahasa resmi kita bahasa Indonesia.

Beberapa dampaknya yaitu :

  1. Mengurangi nilai – nilai tata bahasa Indonesia / EYD yang resmi.
  2. Meredupkan citra atau identitas Indonesia, karena bahasa merupakan identitas dari suatu bangsa
  3. Kurang berkembangnya bahasa Indonesia dikarenakan Bahasa gaul yang semakin berkembang.
  4. Mengurangi mutu – mutu pendidikan berbahasa indonesia dari sejak dini, karena banyak anak kecil yang sudah memakai bahasa gaul dalam kehidupan sehari – hari.
  5. Melunturkan nilai kebudayaan berbahasa indonesia.

Iklan

One thought on “Perbedaan Bahasa Gaul Deby Sertian – Banci dengan Bahasa Gaul Facebook Efek Bahasa Gaul Terhadap Bahasa Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Me

Scan Me

QRCode

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 3 pengikut lainnya

Blog Stats

  • 46,603 hits

my ratings

Anti Pornography

Clean Site

Blogger Peduli

Link Tiger

Ayo Ngeblog

LinkReferral

get the knowledge,get de music,get the stories

Pr-Checker

Souany UK



Search with Souany UK
Submit your site

The beatles

beatles_in_america

Calendar

September 2010
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Site Map

RI32's WEBLOG

Writing for Sharing and Inspiring

Rahmadya Trias Handayanto

Just for a little kindness

experience of live

The Attribute of Life

Marczumi Rumambay

~ meniti jalan menuju ridho ilahi ~

mosz's world

Just another WordPress.com weblog

Alver Rocker's Blog

Just another WordPress.com weblog

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

『 Mγ Bláçκ Böx 』

Just another WordPress.com weblog

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: